A. KUALIFIKASI :
Pendidikan minimal S1 Kedokteran (Dokter).
Memiliki STR dan SIP yang masih berlaku sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendidikan lanjutan Magister Manajemen Rumah Sakit, Administrasi Rumah Sakit, Kesehatan Masyarakat, atau bidang terkait menjadi nilai tambah.
Memiliki pengalaman minimal 7–10 tahun di lingkungan rumah sakit, dengan pengalaman minimal 3–5 tahun pada posisi manajerial atau leadership.
Memiliki pengalaman yang kuat dalam operasional dan pelayanan medis rawat inap.
Memiliki pemahaman yang baik mengenai hospital medical operations, clinical governance, patient safety, quality management, dan regulasi pelayanan kesehatan.
Memahami pengelolaan DPJP, dokter spesialis, dokter umum, dan multidisciplinary care team.
Memiliki pemahaman mengenai LOS management, bed utilization, patient flow, discharge planning, dan optimalisasi pelayanan rawat inap.
Memahami standar akreditasi rumah sakit dan regulasi kesehatan yang berlaku di Indonesia.
Memiliki pengalaman dalam clinical audit, quality improvement, patient safety, atau clinical governance menjadi nilai tambah.
Memiliki kemampuan leadership, analytical thinking, problem solving, decision making, komunikasi, dan stakeholder management yang kuat.
Mampu bekerja secara kolaboratif dengan dokter spesialis, perawat, tenaga kesehatan lainnya, dan fungsi non-klinis.
Memiliki kemampuan pengolahan dan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan.
Kemampuan Bahasa Inggris menjadi nilai tambah.
B. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB :
Memimpin dan mengelola operasional pelayanan medis rawat inap sesuai standar pelayanan rumah sakit.
Memastikan proses pelayanan medis pasien rawat inap berjalan sesuai standar profesi, clinical pathway, SOP, kebijakan rumah sakit, serta ketentuan regulasi yang berlaku.
Mengkoordinasikan kebutuhan dan aktivitas pelayanan dokter di unit rawat inap, termasuk dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP), dokter spesialis, dokter umum, dan dokter on-call sesuai struktur pelayanan MRHA.
Memastikan koordinasi yang efektif antara dokter, perawat, dan multidisciplinary team dalam memberikan pelayanan pasien.
Memantau proses admission, assessment, diagnosis, treatment, monitoring, transfer, hingga discharge pasien rawat inap.
Memantau dan menganalisis Length of Stay (LOS), bed utilization, patient flow, discharge planning, serta faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi pelayanan rawat inap.
Berkoordinasi dengan Bed Management untuk memastikan optimalisasi penggunaan tempat tidur dan kelancaran proses admission serta transfer pasien.
Memastikan pelaksanaan clinical pathway, care plan, discharge planning, dan koordinasi tindak lanjut pasien berjalan dengan baik.
Memantau ketepatan dan kelengkapan medical record dan clinical documentation, termasuk kelengkapan rekam medis dokter.
Memastikan pelayanan medis memenuhi standar patient safety, clinical quality, infection prevention, dan indikator mutu rumah sakit.
Melakukan monitoring terhadap clinical incidents, adverse events, complaints, serta permasalahan pelayanan medis dan memastikan tindak lanjut yang sesuai.
Berkolaborasi dengan Quality, Patient Safety, Nursing, Pharmacy, Laboratory, Radiology, Rehabilitation, Medical Record, Case Management, Finance, dan unit terkait lainnya.
Mendukung pelaksanaan clinical audit, morbidity & mortality review, case review, serta kegiatan peningkatan mutu pelayanan medis sesuai kebutuhan.
Mengidentifikasi permasalahan operasional dan klinis serta mengembangkan corrective and preventive actions.
Memastikan komunikasi dan koordinasi pelayanan antara dokter, pasien, dan keluarga berjalan efektif, khususnya pada kasus yang kompleks atau membutuhkan koordinasi lintas departemen.
Mendukung pengembangan dan implementasi clinical protocols, guidelines, pathways, serta program peningkatan mutu pelayanan medis.
Memastikan kesiapan dan kepatuhan pelayanan terhadap standar akreditasi dan regulasi kesehatan yang berlaku.
Menyusun, memonitor, dan mengevaluasi KPI pelayanan medis rawat inap serta memberikan laporan dan rekomendasi kepada Medical Management.
Mendukung pengembangan program peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi LOS, dan peningkatan kualitas pelayanan pasien.
Berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan, program, dan strategi pelayanan medis rawat inap rumah sakit.