Pendidikan minimal D3/S1 di bidang Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Teknik Elektro, atau bidang terkait. Kandidat dengan pengalaman yang relevan tetap dipertimbangkan.
Memiliki pengalaman dalam pengembangan aplikasi backend (Fresh Graduate dengan portofolio atau pengalaman magang dipersilakan melamar untuk posisi Junior).
Menguasai minimal satu bahasa pemrograman backend seperti Node.js (TypeScript), Go, Java, Python, PHP, atau C#.
Memahami framework backend seperti NestJS, Express, Fastify, Spring Boot, FastAPI, Laravel, atau .NET.
Memahami pengembangan REST API dan memiliki nilai tambah apabila berpengalaman menggunakan GraphQL atau WebSocket.
Memiliki pengalaman menggunakan PostgreSQL atau MySQL, serta memahami desain database, indexing, transaction, dan query optimization.
Memahami konsep autentikasi dan otorisasi seperti JWT, OAuth, Session, Role & Permission.
Terbiasa menggunakan Git, termasuk branching, pull request, dan code review.
Memahami dasar secure coding, testing, debugging, dan troubleshooting aplikasi.
Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Mampu membaca dokumentasi teknis berbahasa Inggris.
Memiliki kemauan belajar teknologi baru serta mengikuti perkembangan teknologi backend, cloud, dan sistem terdistribusi.
Merancang, mengembangkan, dan memelihara layanan backend yang aman, stabil, scalable, dan mudah dipelihara.
Mengembangkan serta mengelola API dan business logic untuk mendukung aplikasi web, mobile, dashboard, maupun integrasi dengan sistem pihak ketiga.
Mendesain, mengoptimalkan, dan memelihara database agar memiliki performa, konsistensi, dan keamanan data yang baik.
Mengembangkan sistem autentikasi, otorisasi, role & permission, serta audit log untuk keamanan akses pengguna.
Melakukan integrasi dengan layanan pihak ketiga seperti payment gateway, webhook, maupun perangkat IoT apabila dibutuhkan.
Mengembangkan background process, queue, scheduler, caching, dan layanan asynchronous untuk meningkatkan performa sistem.
Menulis kode yang bersih, terdokumentasi, mudah diuji, dan mengikuti standar engineering perusahaan.
Membuat unit test, integration test, serta dokumentasi API menggunakan Swagger/OpenAPI atau tools sejenis.
Melakukan debugging, troubleshooting, monitoring, serta meningkatkan performa, keamanan, dan keandalan aplikasi.
Berkolaborasi dengan tim Frontend, Mobile, QA, Product, dan DevOps dalam proses pengembangan, deployment, serta pemeliharaan sistem.
Berpartisipasi dalam code review, technical discussion, sprint planning, dan memberikan estimasi pekerjaan sesuai kebutuhan proyek.
Berkontribusi dalam pengembangan arsitektur sistem, peningkatan kualitas kode, dokumentasi, serta penerapan best practice software engineering.