Procurment Officer
Kualifikasi ;
- Pendidikan minimal S1, diutamakan dari jurusan Teknik.
- Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai Procurement Officer / Purchasing Officer / Buyer, diutamakan pada perusahaan EPC, Konstruksi, Oil & Gas, atau industri sejenis.
- Memahami proses pengadaan barang dan jasa mulai dari Purchase Requisition (PR), Request for Quotation (RFQ), evaluasi penawaran, negosiasi, Purchase Order (PO), hingga monitoring pengiriman.
- Memiliki pengalaman melakukan vendor sourcing, evaluasi vendor, serta negosiasi harga, waktu pengiriman, dan syarat pembayaran.
- Memahami dokumen pengadaan seperti:
a. Purchase Requisition (PR)
b. Request for Quotation (RFQ)
c. Purchase Order (PO)
d. Evaluasi Komersial
e. Kontrak/SPK dan dokumen pendukung pengadaan
- Mampu berkoordinasi dengan departemen Engineering, Project, QA/QC, Finance, dan pihak vendor untuk memastikan proses pengadaan berjalan sesuai jadwal proyek.
- Memiliki kemampuan administrasi yang rapi, teliti, dan mampu bekerja dengan target serta deadline yang ketat.
- Mahir menggunakan Microsoft Office, terutama Excel.Memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi, dan follow up yang baik.
- Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.
Tanggung Jawab
- Melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa sesuai kebutuhan proyek maupun operasional perusahaan.
- Mencari, mengevaluasi, dan mengembangkan vendor yang kompeten sesuai kebutuhan perusahaan.
- Menyusun dan mengirimkan Request for Quotation (RFQ) kepada vendor.
- Melakukan evaluasi administrasi dan komersial terhadap penawaran vendor serta menyusun rekomendasi pemilihan vendor.
- Melakukan negosiasi harga, syarat pembayaran, jadwal pengiriman, dan ketentuan komersial lainnya.
- Menerbitkan Purchase Order (PO) serta memastikan seluruh dokumen pengadaan lengkap dan sesuai prosedur perusahaan.
- Melakukan monitoring proses pengadaan mulai dari penerbitan PO hingga barang/jasa diterima sesuai spesifikasi dan jadwal yang ditetapkan.
- Berkoordinasi dengan vendor dan tim internal terkait percepatan pengiriman, penyelesaian kendala, maupun perubahan kebutuhan proyek.
- Menyusun rekapitulasi status pengadaan, monitoring outstanding PO, serta mengarsipkan seluruh dokumen pengadaan dengan baik.
- Memastikan seluruh aktivitas pengadaan dilakukan sesuai kebijakan perusahaan, anggaran, dan target waktu proyek.