PT Permata Karya Jasa

HSSE Superintendent (Safety Method Superintendent)

PT Permata Karya Jasa • Kalimantan Timur
Tipe: Full time Gaji: Rp 17.000.000 – Rp 20.000.000 per month Job ID: 93357542
Lamar Sekarang Profil di Lokakerja Lihat semua lowongan ↗
  • Memiliki gelar Sarjana (S1 atau setara) di bidang Teknik atau ilmu fisika atau HSSE, dan bukti pelatihan formal di bidang HSSE dengan kualifikasi atau sertifikasi yang diakui,

  • Memiliki pengalaman minimal sepuluh (10) tahun yang relevan dengan minimal tujuh (7) tahun dalam peran pengawasan keselamatan Oil & Gas dalam tanggung jawab HSSE proyek EPSC Minyak & Gas;

  • Pengalaman sebelumnya dalam melakukan pengawasan langsung antara 5-10 Supervisor;

  • Pengalaman terlibat dalam proyek dengan nilai antara 20 - 50 MUSD atau lebih merupakan nilai tambah;

  • Paparan dan pemahaman yang baik tentang Standar Nasional atau Internasional yang diakui / Kode / Hukum / Peraturan / PERMEN, dll. dari kegiatan yang terkait dengan disiplin HSSE dan Peraturan Pemerintah Indonesia;

  • Pengetahuan tentang teknik Penilaian Risiko dan pengalaman dalam mengorganisir HIRA, HAZIDS, JRA, JSA, dan tinjauan Penilaian Risiko Kualitatif lainnya;

  • Keterampilan administratif termasuk kemahiran dalam aplikasi perkantoran (Words, Excel, PowerPoint, dll);

  • Pengetahuan yang luas tentang kegiatan Konstruksi Proyek termasuk SIMOPS, Konstruksi, Pemasangan Pipa, Hook Up dan kegiatan Komisioning serta pemahaman yang baik tentang operasi produksi (pabrik proses langsung dan bahaya yang terkait dengannya);

  • Kesadaran akan keselamatan, keberanian, inisiatif, perencanaan dan pengorganisasian, ketegasan, mendengarkan, konseptual dan berpikir ke depan, saling mendukung, dampak dan pengaruh, kesadaran multi-budaya, kesadaran etis, dan memberdayakan orang lain


Profil perusahaan

🏭 Industri
PERKASA hadir sebagai solusi dalam penyedia jasa penunjang migas terkemuka di Indonesia, dimana Indonesia sampai saat ini masih dipandang oleh berbagai kalangan sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat menjanjikan di kawasan Asia. Besarnya potensi kekayaan alam, serta jumlah penduduk yang besar menjadi alasan bagi pandangan optimis tersebut. Dalam kaitan tersebut, kondisi demografi penduduk Indonesia yang saat ini 40% penduduknya berusia di bawah 25 tahun memang memberikan sinyal positif akan masih prospektifnya pasar Indonesia hingga beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, realitas yang menunjukkan sehatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini berkisar 5,7%, GDP perkapita yang mencapai USD3500, tren kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) serta pertumbuhan industri nasional yang berada di atas 10% semakin menguatkan optimisme tersebut. PERKASA didirikan dengan latar belakang pemikiran masih terbukanya peluang usaha penyediaan SDM, keteknikan dan layanan perkantoran di bisnis minyak dan gas di Indonesia. Melihat peluang tersebut, PERKASA sejak awal pendiriannya bertekad menyediakan solusi layanan yang ekselen, sesuai kebutuhan dan dapat diandalkan oleh para pelanggannya, khususnya perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam PGN Grup, serta stakeholder PGN Grup terkait lainnya. Di fase awal pembentukannya, di tahun 2015, PERKASA memulai penataan organisasi dan usahanya dengan memperhitungkan berbagai tantangan strategis yang dipandang akan berdampak pada kelangsungan usahanya di masa yang akan datang. Tantangan strategis yang dipetakan PERKASA terdiri dari: keselarasan dengan kebijakan PGN Holding dan Grup, dukungan cash flow management, regulasi, SDM dalam bidang pengelolaan alih daya tenaga kerja, hubungan industrial serta manajemen pengelolaan jasa. Seluruh manajemen PERKASA sepakat bahwa untuk menjalankan usahanya dengan baik dan menguntungkan, tantangan-tantangan strategis tersebut harus ditangani melalui sinergi dan kinerja bisnis yang dibangun dari potensi yang dimiliki PERKASA serta perusahaan-perusahaan lain yang tergabung dalam PGN Grup.
👥 Jumlah Karyawan
1,001-5,000 employees

PERKASA hadir sebagai solusi dalam penyedia jasa penunjang migas terkemuka di Indonesia, dimana Indonesia sampai saat ini masih dipandang oleh berbagai kalangan sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat menjanjikan di kawasan Asia. Besarnya potensi kekayaan alam, serta jumlah penduduk yang besar menjadi alasan bagi pandangan optimis tersebut. Dalam kaitan tersebut, kondisi demografi penduduk Indonesia yang saat ini 40% penduduknya berusia di bawah 25 tahun memang memberikan sinyal positif akan masih prospektifnya pasar Indonesia hingga beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, realitas yang menunjukkan sehatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini berkisar 5,7%, GDP perkapita yang mencapai USD3500, tren kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) serta pertumbuhan industri nasional yang berada di atas 10% semakin menguatkan optimisme tersebut.