Job Desk After Sales Supervisor (Warehouse)
1. Mengelola Proses Retur & Garansi
Menerima dan memeriksa barang retur dari customer/marketplace/distributor/affiliator/KOL.
Memastikan kerusakan sesuai syarat garansi.
Mengklasifikasi barang: bisa diperbaiki, replace unit, atau reject garansi.
Mengontrol proses RMA (Return Merchandise Authorization).
Memastikan SLA penanganan servis sesuai target perusahaan.
Contoh:
Air purifier mati total → cek adaptor, PCB, motor fan.
Robot vacuum error sensor → koordinasi pengecekan teknisi.
Power bank tidak charging → verifikasi baterai & port.
2. Mengawasi Tim Gudang After Sales
Mengatur pekerjaan admin service, checker, teknisi, dan picker gudang.
Membagi tugas harian.
Memastikan target harian selesai.
Mengontrol disiplin dan produktivitas tim.
Memonitor jumlah unit masuk, unit selesai repair, unit pending sparepart, unit replacement.
3. Monitoring Perbaikan Produk
Berkoordinasi dengan teknisi untuk diagnosa kerusakan.
Memastikan proses repair sesuai SOP.
Mengontrol kualitas hasil perbaikan sebelum dikirim kembali.
Contoh pengecekan:
Vacuum cleaner suction normal.
Bluetooth speaker suara tidak pecah.
Robot vacuum sensor dan mapping berfungsi.
Air purifier filter & fan berjalan baik.
4. Mengontrol Sparepart
Memastikan sparepart tersedia: baterai, filter HEPA, motherboard, sensor, motor, adaptor, roda robot vacuum, dll
Membuat permintaan pembelian sparepart.
Mengontrol penggunaan sparepart agar tidak boros atau hilang.
5. Menangani Komplain Customer
Menjadi escalation point jika ada komplain berat.
Memberikan solusi: repair, replacement, refund parsial, atau edukasi penggunaan produk
Berkomunikasi dengan marketplace/customer service.
Contoh:
Customer komplain speaker cepat habis baterai.
Customer marah karena robot vacuum lama diperbaiki.
Customer klaim vacuum cleaner baru 2 minggu sudah rusak.
6. Administrasi & Reporting
· Membuat laporan jumlah barang retur, jenis kerusakan terbanyak, performa teknisi, penggunaan sparepart, biaya repair, claim garansi supplier, aging repair unit.
Bisa menggunakan Excel, Google Sheet, ERP, atau sistem warehouse/service management.
7. Quality Control (QC)
Memastikan barang yang selesai diperbaiki lolos QC.
Menjalankan testing sebelum pengiriman.
Contoh:
test charging power bank, test bluetooth connectivity, test suction vacuum cleaner, test sensor obstacle robot vacuum.
8. Koordinasi dengan Divisi Lain
· Berhubungan dengan:Sales ,Customer Service, Marketplace ,Admin, Teknisi Warehouse ,Supplier/vendor
Skill yang Penting untuk Posisi Ini
Teknis
Paham elektronik dasar.
Mengerti troubleshooting produk kecil elektronik/home appliance.
Paham sistem garansi.