Tanggung Jawab:
Memberikan label "HOLD" atau menahan stok bahan baku/produk jadi yang dicurigai tidak memenuhi standar (misal: keju yang teksturnya berubah atau suhu pengiriman yang tidak stabil) untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Menghentikan tindakan staf produksi atau store yang menyimpang dari SOP keamanan pangan (misal: penggunaan seragam yang kotor, cara mencuci alat yang salah, atau kontaminasi silang).
Memberikan rekomendasi kepada Manager terkait pemusnahan produk (disposal) yang terbukti tidak aman dikonsumsi.
Memasuki seluruh area operasional, mulai dari Central Kitchen, ruang penyimpanan suhu dingin (chiller/freezer), hingga area store tanpa pemberitahuan sebelumnya (sidak).
Memeriksa dan meminta seluruh log harian (log suhu, kartu stok, catatan pembersihan) dari tim operasional untuk diverifikasi keasliannya.
Memberikan skor atau penilaian terhadap performa kebersihan dan mutu suatu unit (store/gudang) yang akan memengaruhi laporan kinerja unit tersebut.
Menentukan apakah tindakan perbaikan yang dilakukan oleh tim store sudah cukup memadai atau perlu diulang karena belum memenuhi standar mutu.
Menentukan sampel produk atau area mana yang harus dilakukan uji usap (swab test) atau uji laboratorium berkala.
Dalam kondisi darurat, berwenang memberikan persetujuan penggunaan alat atau prosedur alternatif selama tidak melanggar prinsip keamanan pangan dan halal (atas konsultasi dengan QMS Manager).
Mewajibkan staf tertentu untuk mengikuti pelatihan ulang (re-training) mengenai higiene dan sanitasi jika staf tersebut gagal mematuhi standar saat audit berkala
Kualifikasi:
Pendidikan minimal D3/S1 (Teknologi Pangan, Teknik Industri, atau bidang terkait)
Berpengalaman Minimal 2 Tahun di Quality Management System, terutama di F&B dan/atau pabrik F&B
Memiliki kemampuan analisa dan problem solving yang baik
Komunikatif dan mampu bekerja lintas tim
Terbiasa handle beberapa outlet/store dan berpengalaman mengelola tim
Siap bergabung secepatnya (ASAP)