Menyusun jadwal proyek berbasis aktivitas menggunakan metode seperti Critical Path Method (CPM).
Mengembangkan, memperbarui, dan memonitor baseline schedule, termasuk hubungan antar aktivitas, durasi, dan resource loading.
Melakukan analisis keterlambatan (delay analysis) dan mengusulkan strategi percepatan.
Berkoordinasi dengan tim engineering, procurement, dan construction untuk memastikan kesesuaian jadwal dengan kondisi lapangan.
Menyusun laporan performa jadwal (progress, deviasi, risiko keterlambatan).
Memastikan seluruh penjadwalan sesuai dengan standar manajemen proyek dan prosedur perusahaan.
Mengelola data jadwal menggunakan aplikasi pendukung proyek.
Pendidikan minimal S1 Teknik (Sipil, Mesin, Industri, atau jurusan terkait).
Minimal 5 tahun pengalaman dalam pelaksanaan proyek konstruksi, khususnya yang melibatkan penjadwalan proyek.
Memahami sistem penjadwalan proyek berbasis aktivitas, termasuk CPM dan metode lain.
Memiliki sertifikat pelatihan dan memahami penggunaan aplikasi seperti Microsoft Project, Primavera P6, dan software sejenis.
Mampu melakukan analisis jadwal secara detail dan memberikan rekomendasi teknis.
Teliti, terorganisir, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Pengalaman pada proyek EPC atau infrastruktur berskala besar menjadi nilai tambah.
Created in 1828, Bureau Veritas is a global leader in Testing, Inspection and Certification (TIC), delivering high quality services to help clients meet the growing challenges of quality, safety, environmental protection and social responsibility.