Kandidat yang terpilih akan bertanggung jawab untuk mengawasi pengembangan, implementasi, serta optimalisasi kegiatan reservoir engineering guna mendukung pengembangan lapangan dan aktivitas operasional harian. Peran ini mencakup koordinasi yang efektif dengan tim subsurface, operasi lapangan, geologis, tim workover dan drilling, serta penyedia jasa logging dan perforation untuk memastikan kelancaran dan pencapaian target produksi.
Menelaah seluruh aspek reservoir engineering terkait proposal pengembangan, rencana produksi, dan aktivitas operasional.
Menganalisis performa reservoir serta mengidentifikasi peluang peningkatan atau optimasi.
Menginterpretasi data reservoir yang kompleks dan mengintegrasikannya ke dalam model reservoir guna meningkatkan akurasi dan keandalan.
Menyusun dan menyampaikan proyeksi produksi untuk seluruh lapangan yang sedang berproduksi maupun dalam tahap pengembangan menggunakan berbagai pendekatan reservoir engineering (misalnya DCA dan simulasi 3D).
Memastikan pemeliharaan dan keakuratan database produksi (seperti OFM) serta menyusun peta bubble atau peta produksi pendukung.
Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi waterflooding atau Enhanced Oil Recovery (EOR).
Menyampaikan temuan teknis, rekomendasi, serta perkembangan proyek secara efektif kepada manajemen dan pemangku kepentingan.
Lulusan S1/S2 Teknik Perminyakan, Teknik Reservoir, atau Ilmu Kebumian.
Memiliki pengalaman kerja minimal 10 tahun.
Pengalaman operasional di industri migas menjadi nilai tambah.
Menguasai perangkat lunak reservoir modeling seperti tNavigator, Eclipse, CMG, dan PETREL.
Memiliki kemampuan analitis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan yang baik.
Mampu bekerja dalam tim multidisiplin dan lingkungan kerja yang dinamis.
Memahami prinsip-prinsip HSE.
Memiliki kemampuan interpersonal yang baik serta mampu membangun hubungan kerja yang efektif.
Mampu berkomunikasi dengan jelas dan profesional dalam menyampaikan data teknis maupun rekomendasi.