Gambaran Umum Pekerjaan
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk menyediakan bantuan sosial dan pelayanan kesehatan di Indonesia, saat ini sedang mencari seorang Head of Internal Audit yang berpengalaman untuk bergabung dengan tim kami. Dalam peran ini, Anda akan bertanggung jawab untuk memimpin dan mengembangkan fungsi audit internal yang efektif dan efisien, memastikan kepatuhan organisasi terhadap prosedur dan peraturan yang berlaku.
Tanggung Jawab Utama
Merencanakan, mengelola, dan melaksanakan audit internal yang komprehensif untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian internal, manajemen risiko, dan proses tata kelola di seluruh organisasi.
Mengidentifikasi area-area untuk perbaikan dan memberikan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat kerangka pengendalian.
Memantau tindak lanjut atas temuan audit dan rekomendasi, memastikan masalah yang teridentifikasi telah ditangani dengan tepat.
Menyusun rencana audit tahunan berbasis risiko dan melaporkan temuan audit secara berkala kepada manajemen dan komite audit.
Menjaga hubungan yang efektif dengan pemangku kepentingan internal, termasuk tim manajemen dan komite audit, untuk memahami prioritas organisasi dan menyampaikan temuan audit secara tepat.
Memastikan fungsi audit internal mematuhi standar profesional dan praktik terbaik dalam audit internal.
Keterampilan, Kualifikasi, dan Pengalaman yang Dibutuhkan
Gelar Sarjana Akuntansi atau bidang terkait, dengan sertifikasi audit internal yang relevan, seperti Certified Internal Auditor (CIA) atau Qualified Internal Auditor (QIA).
Minimum 8 tahun pengalaman dalam manajemen audit internal atau konsultasi manajemen, dengan pemahaman yang mendalam tentang pengendalian internal, manajemen risiko, dan praktik tata kelola terbaik.
Kemampuan analitis yang kuat, keterampilan komunikasi yang baik, dan kemampuan untuk bekerja sama dengan tim lintas fungsi.
Pengetahuan tentang peraturan dan praktik terbaik dalam audit internal di sektor nirlaba.
Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko, serta memberikan solusi yang praktis dan dapat diimplementasikan.
Fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan manajemen proyek yang solid.
Pendiri Tzu Chi, Master Cheng Yen dilahirkan pada tanggal 14 Mei 1937 di Chingsui, Taiwan bagian tengah. Wafatnya sang ayah di tahun 1960 menjadikan beliau memahami bahwa hidup ini hanyalah sementara dan selalu berubah. Sejak saat itu beliau mulai mempelajari agama Buddha secara lebih serius sebelum akhirnya menjalani hidup sebagai bhiksuni pada tahun 1964.